Ini Bukti Kebenaran ‘Ramalan Jayabaya’ Tentang Indonesia

By | 18 November 2019

Farhan21.com – Bagi masyarakat yang suka dengan hal-hal mistis atau sejarah masa lampau Indonesia, nama Sri Maharaja Sri Warmmeswara Madhusudana Wataranindita Parakrama Digjayottunggadewanama Jayabhayalancana, atau yang lebih dikenal dengan nama Raden Jayabaya tidaklah asing. Ia adalah raja Kediri yang berhasil membawa Kediri ke puncak kejayaan.

Bukti Kebenaran 'Ramalan Jayabaya' Tentang Indonesia

 

Selain karena karakternya yang merakyat, Raden Jayabaya juga terkenal akan ramalannya terhadapa masa depan Nusantara yang ia himpun dalam kitab Jongko Joyoboyo. Bahkan ramalan yang dibuat oleh Joyobaya pun benar-benar terjadi entah kebetulan atau yang lain saya tidak tahu. Berikut ini ramalan Jayabaya yang benar-benar terjadi.

1. Hilangnya keramaian pasar tradisional

Pada kitab Jongko Joyoboyo disebutkan istilah pasar kelangan kumandhang jika dibahasa indonesiakan pasar kehilangan suara. Maksud dari ramalan ini adalah pasar tradisonal kehilangan keramaiannya.

Kebenaran 'Ramalan Jayabaya' Tentang Indonesia

Hal tersebut ternyata memang sudah terjadi,kini banyak orang yang enggan atau lebih memilih pergi ke pasar modern seperti mall atau supermarket. Karena image pasar tradisional yang kumuh,becek,panas,hingga persoalan gengsi banyak orang meninggalkan pasar tradisional.

2.Korupsi ada dimana-mana

Dalam ramalannya disebutkan “akeh janji ora ditetepi, akeh wong wani nglanggar sumpahe dhewe, akeh pangkat sing jahat lan ganjil, akeh menungso mung ngutamakke duwit, lali kebecikan lali sanak lali kadang.” Maksud dari ramalan ini adalah “banyak janji yang tidak ditepati,banyak orang yang berani melanggar sumpahnya sendiri,banyak pejabat yang jahat dan ganjil,banyak manusia yang hanya mengutamakan uang,dan lupa kebaikan serta kekeluargaan.

Kebenaran 'Ramalan Jayabaya' Tentang Indonesia

Hal itu sama dengan yang terjadi sekarang khususnya para pejabat yang bekerja tidak sesuai janjinya,suka mengobral janji dan melanggar sumpahnya sendiri,dan sangat tergila-gila oleh jabatan dan uang.

3. Terciptanya kereta api dan pesawat terbang

Ramalan Jayabaya selanjutnya ialah menceritakan jika suatu saat nanti, akan ada pesawat terbang dan kereta api. Hal ini dijelaskan dalam ungkapan Besuk yen wis ana kreta tanpa jaran Tanah Jawa kalungan wesi, Prahu mlaku ing dhuwur awang-awang, Iku tandha yen tekane zaman Jayabaya wis cedhak. Ungkapan tersebut berarti jika sudah ada kereta tanpa kuda, jawa berkalung besi, perahu berjalan di udara, itu tandanya zaman Jayabaya sudah dekat.

Kebenaran 'Ramalan Jayabaya' Tentang Indonesia

Penafsiran dari ramalan tersebut ialah maksud dari kereta tanpa kuda berarti kereta api, jawa berkalung besi merupakan istilah untuk rel kereta, perahu berjalan di udara ialah pesawat terbang, dan maksud zaman Jayabaya sudah dekat ialah zaman akhir dunia sudah semakin dekat.

4. Pajak bumi dan pajak lainnya yang semakin marak

Kebenaran 'Ramalan Jayabaya' Tentang Indonesia

Dalam ramalannya Jayabaya menyebutkan “bumi saya suwe saya mengkeret” jika di bahasa indonesiakan “bumi semakin hari semakin mengecil”.Semakin hari bumi tidak punya lahan kosong yang dulunya itu lahan kosong sekarang sudah menjadi pemukiman atau yang lain.Dalam ramalan selanjutnya Jayabaya juga menyebutkan jika “sejengkal bumi kudu dipajeki”

Baca Juga : Terungkap Penemuan Harta Karun Terbesar Didunia

5. Komersialisasi pendidikan

Komersialisasi pendidikan merupakan fenomena miris yang saat ini terjadi, tujuan siswa bersekolah atau kuliah bukan lagi soal ilmu yang bisa bermanfaat untuk masyarakat, nusa dan bangsa, namun kini lebih berorientasi pada dunia kerja. Hal inilah yang menjadikan dunia pendidikan bukan menjamin kepada peserta didiknya dengan ilmu, melainkan dengan pekerjaan.

Kebenaran 'Ramalan Jayabaya' Tentang Indonesia

Mungkin kita sering melihat banner iklan sekolah atau kampus yang menawarkan langsung kerja setelah lulus. Selain itu biaya mendapatkan pendidikan juga tidak murah dan harus dibayarkan, artinya jika tidak ada uang kita tidak bisa sekolah. Persis seperti jual beli bukan? Hal itulah yang membuat dunia pendidikan dijadikan sektor bisnis. Dalam bahasa ramalan Jayabaya disebutkan dengan istilah akeh wong ngedol ngelmu.

6. Pulau jawa akan sering terkena banjir

Kebenaran 'Ramalan Jayabaya' Tentang Indonesia

Ternyata banjir yang sudah lama ini melanda daerah Jawa sudah diramalkan oleh Jayabaya,ia menyebutkan jika Jawa akan mengalamu suatu zaman air,saat itu air dimana-mana. Meskipun tidak semua pulau jawa mengalami banjir akan tetapi kebanyakan daerah jawa kini sudah menjadi Langganan banjir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *