Mengatasi Situs Yang Kena Pelanggaran DMCA Adsense

By | 3 Maret 2019

Perlu diketahui jenis-jenis pelanggaran kebijakan adsense sangat penting bagi para calon publisher maupun yang sudah menjadi publisher Google Adsense supaya Anda selalu berhati-hati dalam mengambil tindakan untuk mengelola iklan dan mengembangkan situs web”. Mungkin untuk meningkatkan pendapatan iklan, tidak sedikit dari publisher Google Adsense melakukan kecurangan yang berujung pada pelanggaran kebijakan Google Adsense.

Pada kesempatan ini saya akan berbagi pengalaman tentang pelanggaran kebijakan Google adsense yang sudah pernah saya alami dan solusi terbaik mengatasi masalah pelanggaran kebijakan tersebut. Baru – baru ini saya mendapatkan peringatan dari pihak Google Adsense yang menyatakan bahwa artikel pada salah satu situs saya terdeteksi mengalami pelanggaran hak cipta. Untuk mengatasi pelanggaran DMCA tersebut saya ulas cara nya di bawah ini.

Pelanggaran Tingkat Laman DMCA Google Adsense

Cara mengetahui apakah situs kita mengalami pelanggaran kebijakan Adsense

1. Login ke akun Adsense
2. Selanjutnya ke Setelan > Pusat Kebijakan

Pada halaman tersebut kamu dapat melihat semua situs yang mengalami pelanggaran kebijakan Google Adsense

Kalau kasus nya seperti gambar di atas berarti situs kamu mengalami pelanggaran disebabkan oleh kebijakan hak cipta “DMCA”, untuk mengatasi permasalahan ini tidak banyak yang dapat kita lakukan.

Cara mengatasi nya :

Perbaiki konten pada halaman yang mengalami pelanggaran tersebut atau menghapus Url/ halaman situs yang melanggar, karena ini masalah hak cipta tidak banyak yang dapat kita lakukan untuk memulihkannya.

Pada kasus DMCA ini kita tidak bisa melakukan permintaan peninjauan ulang untuk artikel yang mengalami pelanggaran tersebut, Google akan menangani kasus ini secara khusus. Kecuali kamu mau menyelesaikan kebijakan DMCA dengan mengisi Formulir  ( DMCA Policy ).

Baca Juga :

Cara memasang lazy load adsense

Jadi Solusi terbaiknya adalah menyerah terhadap artikel yang mengalami Pelanggaran DMCA tersebut dengan menghapus URL Halaman / konten artikel itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *