Penjelasan Konverter Dan Mixer Berserta Blok Diagram





Farhan21.comKonverter frekuensi (Frequency Converter) atau pengubah frekuensi adalah suatu rangkaian yang digunakan untuk mengubah atau menggeser frekuensi sinyal RF pembawa termodulasi ke frekuensi lain tanpa mengubah bentuk sinyal tersebut.



Bagian utama dari suatu konverter adalah mixer (pencampur).



Konversi frekuensi dilakukan dengan cara mencampurkan sinyal input dengan suatu sinyal lain (misalnya sinyal output dari se­buah osilator) dengan metoda tertentu sehingga diperoleh sinyal yang mengandung jumlah atau selisih fre­kuensi dari kedua sinyal yang dicampurkan.

Perbandingan antara arus IF (IIF) dengan tegangan sinyal input (Vs) dinamakan transkonduktansi konversi yang dapat dituliskan sebagai :

Penjelasan lengkap Konverter Dan Mixer

 

 

 

Mixer Aditif

Pencampur penambahan (additive mixing) diperoleh bila sebuah sinyal langsung ditambah­kan dengan sinyal dari sebuah osilator lokal, dan kemudian di­lewatkan pada sebuah alat tidak-linear seperti dioda atau transistor.

Outputnya langsung diteruskan ke sebuah penguat tertala yang berfungsi sebagai penguat IF untuk menaikkan level sinyal hingga ke tingkat deteksi terakhir dan sebagai filter bandpass untuk melewatkan jalur-sisi (sideband) di sekitar IF.

Blok diagram sistem additive mixing
Blok Diagram Sistem Additive Mixing

Prinsip kerja rangkaian dapat dianalisis secara matematis dengan menggunakan  dua sinyal input sebagai berikut :

Blok diagram sistem additive mixing

Alat tidak linear (dioda atau transistor) memiliki karakteristik square-law yang dapat dinyatakan dengan persamaan :

Penjelasan Konverter Dan Mixer Berserta Blok Diagram

 

Penjelasan Konverter Dan Mixer Berserta Blok Diagram

 

Penjelasan Konverter Dan Mixer Berserta Blok Diagram

Mixer Multiplikatif

Pencampuran perkalian (multiplicative mixing) diperoleh bila transkonduktansi rangkaian mixer dibuat berubah terhadap tegangan sinyal output osilator lokal, sehingga arus output mixer menjadi suatu fungsi dari hasilkali Vo dan Vs

 

Blok diagram sistem multiplicative mixing
Blok diagram sistem multiplicative mixing

 

Analisi rangkaian di atas dilakukan dengan menggunakan asumsi tegangan – tegangan sebagai berikut :

Blok diagram sistem multiplicative mixing

dimana gm adalah transkonduktansi yang di atur agar menjadi fungsi dari tegangan osilator Vo. Perubahan transkonduktansi yang sebanding dengan besarnya tegangan bias input pada sebuat FET.

 

 





Leave a Comment

x