Penjelasan Lengkap Mikrokontroler Atmega 8535

By | 30 March 2019

Farhan21.com – Pada kesempatan ini admin akan membahas apa itu Mikrokontroler Atmega 8535. Sekilas tentang Mikrokontroler atmega 8535, Mikrokontroler AVR (Alf and Vegard’s Risc prosesor) memiliki arsitektur RISC 8 Bit dan AT Mega 8535 Memiliki teknologi RISC dengan kecepatan maksimal 16 MHz membuat ATMega 8535 lebih cepat bila dibandingkan dengan MCS 51.

Arsitektur ATMega 8535

  • Saluran I/O sebanyak 32 buah, yaitu Port A, Port B, Port C dan Port D
  • ADC 10 bit sebanyak 8 Channel
  • Tiga buah Timer/Counter
  • 32 buah register
  • Watchdog Timer dengan oscillator internal
  • SRAM sebanyak 512 byte
  • Memori Flash sebesar 8 kb
  • Unit Interupsi internal dan eksternal
  • Port SPI (Serial Pheriperal Interface)
  • EEPROM on board sebanyak 512 byte
  • Komparator analog
  • Port USART (Universal Shynchronous Ashynchronous Receiver Transmitter) untuk komunikasi serial

Fitur ATMega 8535

  • Sistem processor 8 bit berbasis RISC dengan kecepatan maksimal 16 MHz.
  • Ukuran memory flash 8KB,SRAM sebesar 512 byte,EEPROM sebesar 512 byte.
  • ADC internal dengan resolusi 10 bit sebanyak 8 channel
  • Port komunikasi serial USART dengan kecepatan maksimal 2.5 Mbps
  • Mode Sleep untuk penghematan penggunaan daya listrik

Konfigurasi Pin ATMega 8535

  • VCC merupakan Pin yang berfungsi sebagai pin masukan catu daya
  • GND merupakan Pin Ground
  • Port A (PA0…PA7) merupakan pin I/O dan pin masukan ADC
  • Port B (PB0…PB7) merupakan pin I/O dan pin yang mempunyai fungsi khusus yaitu Timer/Counter, Komparator Analog dan SPI
  • Port C (PC0…PC7) merupakan port I/O dan pin yang mempunyai fungsi khusus, yaitu Komparator Analog dan Timer Oscillator
  • Port D (PD0…PD1) merupakan port I/O dan pin fungsi khusus yaitu Komparator Analog dan interrupt eksternal serta komunikasi serial
  • RESET merupakan pin yang digunakan untuk mereset mikrokontroler
  • XTAL1 dan XTAL2 merupakan pin masukan Clock eksternal
  • AVCC merupakan pin masukan untuk tegangan ADC
  • AREF merupakan pin masukan tegangan referensi untuk ADC

Penjelasan Lengkap Mikrokontroler Atmega 8535

Peta Memory ATMega 8535

– ATMega 8535 memiliki ruang pengalamatan memori data dan memori program yang terpisah. Memori data terbagi menjadi 3 bagian yaitu : 32 buah register umum, 64 buah register I/O, dan 512 byte SRAM internal.
– Register untuk keperluan umum menempati space data pada alamat terbawah yaitu 0000H sampai 001FH.
– Sementara itu register khusus untuk menangani I/O dan kontrol terhadap mikrokontroler menempati 64 alamat berikutnya, yaitu mulai dari 0020H sampai 005FH. Register tersebut merupakan register yang khusus digunakan untuk mengatur fungsi terhadap berbagai peripheral mikrokontroler, seperti kontrol register, timer/counter, fungsi fungsi I/O, dsb.
– Alamat memori berikutnya digunakan untuk SRAM 512 byte, yaitu pada lokasi 0060H sampai dengan 025FH

Memori program AVR ATMega 8535

Memori program yang terletak pada Flash Perom tersusun dalam word atau 2 byte karena setiap instruksi memiliki lebar 16-bit. AVR ATMega8535 memiliki 4KByte x 16 Bit Flash Perom dengan alamat mulai dari 000H sampai FFFH. AVR tersebut memiliki 12 bit Program Counter (PC) sehingga mampu mengalamati isi Flash.

Selain itu AVR Atmega 8535 juga memilki memori data berupa EEPROM 8-bit sebanyak 512 byte. Alamat EEPROM dimulai dari 000H sampai 1FFH.