Fakta Kenapa Seragam Sekolah Indonesia Berbeda-beda Warna





Farhan21.com – Saat kita masih duduk di bangku sekolahan, dari SD sampai SMA kita selalu menggunakan seragam dengan bawahan yang berbeda-beda warna. Ketika masih SD kita memakai bawahan berwarna merah, begitu masuk SMP berubah menjadi biru tua, dan setelah masuk SMA para siswa memakai bawahan berwarna abu-abu. Tapi ternyata sebagian besar orang masih banyak yang tidak tahu alasan sebenarnya dibalik warna-warna tersebut.



Seragam putih-merah, putih-biru, dan putih-abu mengandung makna filosofi yang berbeda-beda, sesuai dengan tingkatannya, diharapkan warna-warna tersebut selain menjadi simbol, sekaligus menjadi suatu pengharapan agar para siswa berkembang sesuai dengan makna dibalik seragamnya. Berikut ini jawaban yang bisa kamu dapat mengenai seragam sekolah Indonesia berbeda-beda warna



Seragam Putih-Merah

Seragam Sekolah Indonesia

Seragam bernuansa putih-merah digunakan oleh siswa-siswi di Sekolah Dasar (SD), warna merah pada seragam mereka melambangkan semangat, energi, hasrat dan keceriaan. Dengan menggunakan seragam berwarna merah, diharapkan para siswa-siswi SD belajar dengan penuh semangat dan keceriaan, selain itu, warna merah juga diharapkan menjadi semacam dorongan bagi mereka agar menjadi pelajar yang antusias dengan ilmu pengetahuan.

Seragam Putih-Biru

Seragam Sekolah Indonesia

Selepas dari Sekolah Dasar, para siswa-siswi akan meneruskan pendidikannya ke Sekolah Menengah Pertama, disini mereka akan menemukan beberapa perbedaan dengan apa yang biasa mereka temukan di SD, dari mulai tingkat kedisiplinan yang lebih tinggi, mata pelajaran bertambah, kegiatan belajar-mengajar lebih serius, dan tentu saja seragam sekolah baru bernuansa putih-biru. Lalu apa makna dibalik warna biru tersebut? Warna biru pada seragam SMP melambangkan rasa percaya diri dan komunikasi. Dengan memakai seragam biru, para siswa diharapkan menjadi pribadi yang lebih percaya diri dan lebih mandiri dari sebelumnya, karena di tahap ini mereka akan mulai dikenalkan kepada kehidupan yang lebih dewasa. Selain itu, mereka juga diharapkan agar mampu menjalin relasi yang baik dengan orang-orang disekitar, baik dengan sesama murid, guru, staff sekolah, ataupun orang-orang diluar sekolah. Dan untuk mencapai hal tersebut, tentu saja dibutuhkan kemampuan komunikasi dan rasa percaya diri.

Seragam Putih-Abu

Seragam Sekolah Indonesia

Setelah selesai dengan pendidikan selama 3 tahun di SMP, para siswa tinggal selangkah lagi menuju kehidupan sesungguhnya, tapi pertama-tama mereka harus menyelesaikan pendidikan tingkat akhir di Sekolah Menengah Atas selama 3 tahun lagi. Disini semuanya berubah total, mereka tidak diperkenankan lagi untuk bersikap seperti anak-anak, kehidupan di SMA tidak sama dengan kehidupan SD atau SMP, para siswa sudah harus dituntut untuk bersikap dewasa dan bertanggung jawab. Dan sekali lagi mereka akan menggunakan seragam yang berbeda dari sebelumnya, kali ini bernuansa putih-abu, warna abu-abu pada seragam SMA merupakan simbol kedewasaan dan ketenangan. Sesuai dengan makna filosofinya, para siswa-siswi SMA diharapkan menjadi pribadi yang mampu bertindak dewasa, berpikir dengan kritis, dan warna abu-abu pada seragam mereka juga diharapkan bisa memberikan ketenangan agar mereka mampu berkonsentrasi dalam belajar.

Penutup

Penggunaan seragam sekolah di Indonesia sudah mulai diberlakukan ketika zaman penjajahan Jepang, tapi saat itu belum menggunakan corak warna seperti sekarang, setelah Indonesia berhasil mendapatkan kemerdekaannya, barulah terjadi perubahan warna pada seragam sekolah. Pada 17 Maret 1982, presiden Soekarno menerbitkan sebuah surat tentang peraturan penggunaan seragam sekolah bagi para pelajar di tanah air, dalam surat itu juga berisi ketentuan soal corak warna yang harus dibedakan tergantung dari tingkat pendidikan. Lalu siapakah yang menentukan corak warna tersebut? Beliau adalah Idik Sulaeman, yang saat itu menjabat sebagai Direktur Pembinaan Kesiswaan di Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah pada tahun 1979-1983, beliau juga lah yang membuat desain lambang OSIS dan Paskibraka. Selain itu, seragam sekolah juga diyakini berfungsi untuk menutupi kesenjangan sosial di kalangan para pelajar, dengan begitu, nilai-nilai kebersamaan dan persatuan akan lebih mudah tercapai.





Leave a Comment

x