Teknik Modulasi Amplitudo Pulsa (PAM)

Konsep dasar PAM adalah merubah amplitude sinyal pembawa yang masih berupa deretan pulsa (diskrit) dimana perubahannya mengikuti bentuk amplitude dari sinyal informasi yang akan dikirimkan ketempat tujuan. Sehingga sinyal informasi yang akan dikirim tidak seluruhnya tapi hanya sampel saja (sampling sinyal).

Modulasi adalah proses pencampuran dua sinyal menjadi satu sinyal. Biasanya sinyal yang dicampur adalah sinyal berfrekuensi tinggi dan sinyal berfrekuensi rendah. Dengan memanfaatkan karakter masing-masing sinyal, maka modulasi dapt digunakan untuk mentransmisikan sinyal informasi pada daerah yang luas atau jauh. Sebagai contoh sinyal informasi (suara, gambar, data), agar dapt dikirim ke tempat lain, sinyal tersebut harus ditumpangkan pada sinyal lain.

Blok Diagram

Teknik Modulasi Amplitudo Pulsa (PAM)

Dalam konteks radio siaran, sinyal yang menumpang adalah sinyal suara, sedangkan yang ditumpangi adalah sinyal radio yang disebut sinyal pembawa (carrier). Jenis dan cara penumpangan sangat beragam. Yaitu untuk jenis penumpangan sinyal analog akan berbeda dengan sinyal digital. Penumpangan sinyal suara juga akan berbeda dengan penumpangan sinyal gambar, sinyal film, atau sinyal lain.

Modulasi amplitude pulsa adalah salah satu teknik komunikasi dimana gelombang pulsa frekuensi tinggi di modulasi melalui sinyal frekuensi rendah. Sinyal modulasi di sampel dengan pulsa-pulsa.sinyal PAM belum ada tapi amplitude setiap pulsa pada pulsa frekuensi tinggi sama dengan sinyal informasi pada sampling. Blok diagram mengindikasikan dengan jelas gelombang PAM dan konsep demodulasi.

Tinggalkan komentar